Ada 3.779 Lubang Jalan di Jawa Tengah, Perbaikannya Dikebut Jelang Lebaran
Info Sukadana – Ada 3.779 Lubang Jalan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mencatat sedikitnya 3.779 titik lubang jalan tersebar di berbagai kabupaten dan kota. Menjelang arus mudik Lebaran, perbaikan dikebut agar jalur utama maupun jalur alternatif aman dilalui jutaan pemudik yang diperkirakan melintas.
Data tersebut dihimpun dari hasil inventarisasi rutin Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya bersama pemerintah daerah. Lubang jalan ditemukan di ruas jalan provinsi, termasuk jalur penghubung antarwilayah yang menjadi akses vital selama musim mudik.
Fokus pada Jalur Mudik
Beberapa titik dengan tingkat kerusakan cukup tinggi berada di jalur pantura serta jalur selatan yang menjadi favorit pemudik menuju kampung halaman. Wilayah seperti Semarang, Tegal, Pekalongan, hingga Purwokerto masuk dalam daftar prioritas perbaikan.
Kepala dinas terkait menjelaskan, kerusakan umumnya dipicu curah hujan tinggi dalam beberapa bulan terakhir. Air yang menggenang mempercepat pengelupasan aspal, terutama pada ruas dengan beban kendaraan berat seperti truk logistik dan bus antarkota.
“Target kami sebelum puncak arus mudik, seluruh lubang di jalur utama sudah tertangani,” ujar salah satu pejabat di lingkungan Pemprov Jawa Tengah.
Baca Juga: Ratusan Personel Polisi Dikerahkan Amankan Perayaan Imlek 2026 di Jakarta
Metode Perbaikan Cepat
Untuk mengejar waktu, perbaikan dilakukan dengan sistem tambal sulam cepat menggunakan aspal hotmix. Tim teknis bekerja dalam beberapa shift agar pekerjaan bisa selesai lebih cepat tanpa terlalu mengganggu arus lalu lintas.
Selain itu, alat berat dan armada tambahan disiagakan di sejumlah titik rawan. Jika ditemukan lubang baru akibat hujan deras, tim reaksi cepat langsung diterjunkan. Pemerintah daerah juga membuka kanal pengaduan masyarakat agar laporan kerusakan jalan bisa segera ditindaklanjuti.
Di beberapa ruas yang tingkat kerusakannya cukup parah, perbaikan tidak hanya sebatas penambalan, melainkan pengaspalan ulang sebagian badan jalan. Hal ini dilakukan untuk mencegah lubang kembali muncul dalam waktu singkat.
Antisipasi Lonjakan Kendaraan
Setiap tahun, arus mudik Lebaran memicu lonjakan kendaraan secara signifikan. Jalur di Jawa Tengah menjadi salah satu yang paling padat karena provinsi ini berada di tengah Pulau Jawa dan menjadi simpul pergerakan dari arah barat ke timur.
Kepadatan lalu lintas berisiko meningkatnya kecelakaan jika kondisi jalan tidak prima. Lubang jalan sering kali menjadi penyebab pengendara sepeda motor terjatuh atau kendaraan roda empat mengalami pecah ban.
Polda Jawa Tengah juga berkoordinasi dengan dinas terkait untuk memastikan keselamatan pengguna jalan. Petugas di lapangan turut memasang rambu peringatan sementara di lokasi yang masih dalam proses perbaikan.
Ada 3.779 Lubang Jalan Anggaran dan Target Penyelesaian
Pemprov Jawa Tengah mengalokasikan anggaran khusus pemeliharaan rutin jalan untuk menghadapi musim mudik tahun ini. Dana tersebut digunakan untuk pembelian material, sewa alat berat, hingga pembayaran tenaga kerja tambahan.
Targetnya, seluruh 3.779 lubang dapat tertangani sebelum H-7 Lebaran. Namun, pemerintah tetap mengimbau masyarakat untuk berhati-hati, terutama saat melintas pada malam hari atau ketika hujan turun.
Harapan Warga
Warga menyambut baik percepatan perbaikan ini. Para sopir angkutan umum dan pengemudi logistik berharap kondisi jalan yang lebih baik dapat mengurangi risiko kecelakaan sekaligus memperlancar distribusi barang.
Seorang pengendara di jalur pantura mengaku kerap menghindari lubang secara mendadak, yang justru membahayakan pengendara lain. Dengan adanya perbaikan cepat, ia berharap perjalanan mudik tahun ini lebih nyaman.















