Bupati Lampung Timur Tinjau Persiapan Sekolah Rakyat: Pendidikan Gratis untuk Semua Siap Dimulai
Info Sukadana- Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, turun langsung ke lapangan meninjau kesiapan Sekolah Rakyat yang rencananya akan mulai beroperasi pada 30 September 2025. Kehadiran Bupati bersama jajaran terkait di Desa Taman Asri, Kecamatan Purbolinggo, pada Jumat (19/9/2025), menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan akses pendidikan yang lebih merata bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Sekolah Rakyat akan kita gelar 30 September ini. Persiapan sudah berjalan baik dan saat ini progresnya sekitar 80 persen,” kata Bupati Ela usai meninjau.

Baca Juga : Gubernur Lampung dan Airlangga Hartarto Sepakati 4 Langkah Perbaiki Tata Niaga Singkong
Fasilitas Lengkap untuk Penunjang Pendidikan
Dalam peninjauan tersebut, Bupati mengecek satu per satu fasilitas yang sedang dirampungkan. Mulai dari ruang kelas yang nyaman, laboratorium sederhana untuk praktik siswa, ruang makan bersama, hingga mushola untuk mendukung kegiatan ibadah. Tidak hanya itu, Sekolah Rakyat juga dilengkapi dengan lapangan olahraga yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan fisik maupun ekstrakurikuler.
“Alhamdulillah semua berjalan lancar, fasilitas inti sudah hampir siap digunakan. Tinggal penyempurnaan agar saat mulai digunakan nanti benar-benar maksimal,” ungkapnya.
Pendidik dan Kepala Sekolah Sudah Disiapkan
Bupati Ela menegaskan, persiapan tidak hanya fokus pada infrastruktur, tetapi juga pada sumber daya manusia. Pemerintah daerah sudah menunjuk calon kepala sekolah yang akan memimpin jalannya Sekolah Rakyat ini. Selain itu, tenaga pengajar juga sedang dipersiapkan agar dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih baik kepada para siswa.
“Calon kepala sekolahnya sudah ada, tenaga pendidik juga sedang kita siapkan. Prinsipnya, Sekolah Rakyat ini harus betul-betul siap, baik dari segi sarana maupun SDM,” tambahnya.
Wujud Komitmen Pendidikan Gratis dan Berkualitas
Sekolah Rakyat di Lampung Timur ini digagas sebagai bagian dari program pendidikan gratis yang ramah anak dan terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama keluarga kurang mampu. Pemerintah daerah berharap, hadirnya sekolah ini dapat menjadi solusi bagi anak-anak yang sebelumnya terkendala biaya untuk melanjutkan pendidikan.
“Pendidikan adalah hak semua anak. Kami ingin memastikan tidak ada lagi anak di Lampung Timur yang putus sekolah hanya karena faktor ekonomi,” tegas Bupati.
Harapan Masyarakat
Masyarakat Desa Taman Asri menyambut positif program ini. Mereka berharap Sekolah Rakyat benar-benar menjadi tempat yang nyaman dan bermanfaat untuk mendukung masa depan anak-anak. Kehadiran fasilitas belajar yang lebih dekat dan terjangkau tentu akan mempermudah orang tua dalam memberikan pendidikan terbaik bagi putra-putrinya.
Dengan persiapan yang hampir rampung, Sekolah Rakyat Lampung Timur tinggal selangkah lagi membuka lembaran baru dalam dunia pendidikan daerah. Jika berjalan lancar, bukan tidak mungkin konsep ini bisa menjadi percontohan bagi daerah lain di Provinsi Lampung maupun Indonesia.















