Ratusan Personel Polisi Dikerahkan Amankan Perayaan Imlek 2026 di Jakarta
Info Sukadana – Ratusan Personel Polisi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama pihak kepolisian siap mengamankan perayaan Imlek 2026 dengan mengerahkan ratusan personel untuk menjaga kelancaran dan keamanan kegiatan. Perayaan Tahun Baru Cina yang diprediksi akan berlangsung meriah ini, dipastikan akan diikuti oleh ribuan warga Jakarta, baik dari kalangan etnis Tionghoa maupun masyarakat umum. Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi keramaian yang tinggi, Polda Metro Jaya menyiapkan pengamanan maksimal.
Ratusan Personel Polisi Siap Amankan Lokasi Keramaian
Kepala Polda Metro Jaya, Irjen. Fadil Imran, dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta, mengungkapkan bahwa ratusan personel polisi akan dikerahkan untuk memastikan kelancaran jalannya perayaan Imlek di berbagai titik penting, seperti Kota Tua, Glodok, dan Mangga Dua—daerah yang selama ini dikenal sebagai pusat perayaan Imlek terbesar di Jakarta.
“Imlek adalah perayaan yang sangat penting bagi warga Jakarta, dan kami siap mengamankan setiap kegiatan dengan melibatkan ratusan personel. Kami akan fokus pada pengaturan lalu lintas, pengawasan di pusat keramaian, serta penegakan protokol kesehatan di berbagai lokasi yang menjadi pusat kerumunan,” ujar Irjen Fadil Imran, Rabu (16/2).
Selain personel dari kepolisian, pengamanan juga akan melibatkan TNI, Satuan Polisi Pamong Praja, dan petugas Dinas Perhubungan. Mereka akan bekerja sama dalam memastikan tidak ada gangguan selama perayaan berlangsung.
Baca Juga: Baveti DKI Jakarta Gelar Kejuaraan Bedepur 2026 Hadirkan Kategori Beregu
Fokus Pengamanan di Lokasi Keramaian
Pada perayaan Imlek kali ini, sejumlah tempat di Jakarta yang diperkirakan akan menjadi pusat keramaian, seperti Kampung Tionghoa di Glodok, Jalan Petak Sembilan, dan Taman Mini Indonesia Indah, akan mendapatkan pengamanan ekstra. Polres Jakarta Barat juga mengimbau kepada para pedagang dan masyarakat yang berkumpul di lokasi tersebut untuk selalu mematuhi aturan dan menjaga ketertiban bersama.
“Di sekitar Glodok dan kawasan Kota Tua, kami akan menambah personel untuk mengantisipasi lonjakan jumlah pengunjung. Selain itu, kami juga akan melakukan patroli rutin untuk mencegah segala bentuk kejahatan jalanan, seperti copet atau tindak kriminal lainnya,” lanjut Irjen Fadil.
Pengaturan Lalu Lintas dan Protokol Kesehatan
Mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas yang bisa mengganggu perjalanan warga, petugas dari Dinas Perhubungan Jakarta juga akan melakukan pengaturan arus kendaraan di titik-titik yang diperkirakan akan terjadi kemacetan, seperti di sekitar Mangga Dua, Jalan Hayam Wuruk, dan Taman Sari. Penutupan jalan sementara di beberapa titik dan pengalihan arus lalu lintas pun akan diberlakukan guna menghindari kemacetan parah.
Selain itu, pihak kepolisian dan penyelenggara perayaan Imlek juga mengingatkan agar pengunjung tetap mengikuti protokol kesehatan yang berlaku, meskipun tingkat penyebaran COVID-19 di Jakarta sudah terkendali. Masker dan pengecekan suhu tubuh akan diterapkan di berbagai lokasi keramaian, dan bagi yang tidak mematuhi aturan, akan ada sanksi sesuai dengan ketentuan yang ada.
“Walaupun perayaan Imlek kali ini digelar secara lebih terbuka, kami tetap mengingatkan kepada warga untuk tetap menjaga protokol kesehatan. Kami ingin perayaan ini tetap berlangsung dengan aman dan lancar, tanpa ada potensi gangguan kesehatan yang dapat merugikan banyak pihak,” tegas Irjen Fadil.
Koordinasi dengan Masyarakat dan Panitia Perayaan
Selain pengamanan fisik, pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan panitia penyelenggara acara di masing-masing tempat untuk memastikan tidak ada pelanggaran aturan selama perayaan. Panitia diminta untuk bekerja sama dalam mengatur kerumunan dan memastikan tidak ada tindak kekerasan atau gangguan selama perayaan berlangsung.
Imlek tahun ini juga direncanakan akan diwarnai dengan berbagai kegiatan budaya, seperti pertunjukan barongsai, drama musikal, hingga pasar malam Imlek yang akan menyajikan kuliner khas Tionghoa dan produk-produk budaya lainnya. Pengamanan yang ketat akan diterapkan di setiap kegiatan untuk menjaga ketertiban dan menghindari risiko keamanan.
Dukungan dari Masyarakat
Warga Jakarta yang merayakan Imlek pun diimbau untuk saling mendukung upaya pengamanan yang dilakukan. Polisi mengajak masyarakat untuk menjadi mitra dalam menciptakan suasana aman dan tertib selama perayaan. Dengan sinergi antara aparat keamanan, panitia penyelenggara, dan warga, diharapkan perayaan Imlek dapat berjalan dengan sukses dan memberikan kenyamanan bagi seluruh masyarakat.
“Saya berharap perayaan Imlek ini dapat berjalan dengan lancar dan aman. Saya juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu menjaga ketertiban dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Mari kita bersama-sama menciptakan suasana yang penuh kebahagiaan, tanpa ada gangguan keamanan















