Polsek Sukadana Sosialisasi di SMA Negeri 1 Sukadana: Cegah Kenakalan Remaja, Tanamkan Tertib Berlalu Lintas
Info Sukadana- Upaya menciptakan generasi muda yang cerdas, disiplin, dan berkarakter terus dilakukan oleh Kepolisian Resor Ciamis melalui Polsek Sukadana. Salah satunya diwujudkan lewat kegiatan sosialisasi pencegahan kenakalan remaja dan tertib berlalu lintas yang digelar di SMA Negeri 1 Sukadana, Kamis (25/9/2025).
Kegiatan ini dipimpin oleh Kanit Propam Polsek Sukadana, Aiptu M. Yusup Toziri, dan menyasar para pelajar kelas 10 dan 11. Bertempat di pelataran masjid sekolah, sosialisasi berlangsung interaktif dan disambut antusias oleh para siswa maupun guru.

Baca Juga : Rutan Sukadana Gencarkan Rehabilitasi Narkoba, Warga Binaan Dibekali Pemahaman Hidup Sehat
Bahaya Geng Motor dan Kenakalan Remaja
Dalam penyampaian materinya, pihak kepolisian menekankan betapa berbahayanya perilaku menyimpang di kalangan remaja, terutama keterlibatan dalam geng motor. Fenomena geng motor dinilai bukan hanya meresahkan masyarakat, tetapi juga dapat merusak masa depan generasi muda.
Polsek Sukadana turut menyampaikan maklumat Kapolda Jawa Barat tentang pemberantasan geng motor serta Surat Edaran Gubernur Jawa Barat mengenai jam malam bagi pelajar. Aturan ini diharapkan mampu membatasi ruang gerak remaja agar tidak mudah terjerumus dalam aktivitas yang berpotensi memicu tindak pidana.
Pentingnya Keselamatan di Jalan Raya
Selain soal kenakalan remaja, kesadaran tertib berlalu lintas juga menjadi perhatian utama. Para pelajar dihimbau untuk selalu menggunakan helm, melengkapi surat-surat kendaraan, serta menghindari kebut-kebutan di jalan. Pesan ini tidak hanya untuk melindungi diri mereka sendiri, tetapi juga demi terciptanya ketertiban lalu lintas di wilayah hukum Polsek Sukadana.
Edukasi, Bukan Sekadar Penindakan
Kapolres Ciamis AKBP H. Hidayatullah, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Sukadana IPTU Dayat Hidayat, menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari strategi Polri dalam membangun kepercayaan publik.
“Polri hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pendidik dan pembimbing. Dengan edukasi sejak dini, kami berharap generasi muda bisa tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, dan menjauhi pergaulan negatif,” tegasnya.
Kapolsek menambahkan, menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) bukan hanya tugas kepolisian, tetapi memerlukan dukungan penuh dari guru, orang tua, hingga masyarakat. Kolaborasi bersama inilah yang diyakini mampu mencetak generasi pelajar yang berprestasi tanpa harus terjerumus ke dalam hal-hal yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Apresiasi dari Masyarakat dan Sekolah
Langkah Polsek Sukadana ini mendapat apresiasi positif dari para guru dan orang tua siswa. Mereka menilai kegiatan sosialisasi semacam ini sangat penting untuk membuka wawasan anak-anak mengenai bahaya geng motor dan pentingnya tertib berlalu lintas. Selain itu, kehadiran polisi di sekolah juga semakin mendekatkan Polri dengan masyarakat, menjadikannya mitra yang memberikan solusi, bukan sekadar aparat penegak hukum.
Kondusif dan Edukatif
Selama kegiatan berlangsung, suasana terpantau aman, tertib, dan penuh interaksi positif. Para siswa tampak antusias mendengarkan penjelasan, bahkan ikut aktif bertanya. Hal ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif yang dilakukan Polsek Sukadana berhasil menyentuh hati para pelajar.
Melalui kegiatan ini, Polsek Sukadana berharap dapat mencetak generasi muda Sukadana yang tidak hanya cerdas di bidang akademik, tetapi juga memiliki kesadaran hukum, disiplin, serta peduli terhadap keamanan dan ketertiban bersama.















