Breaking News
Kumpulan informasi aktual seputar peristiwa penting yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia, meliputi isu politik, kebijakan pemerintah, bencana, dan dinamika sosial masyarakat.
BRIMO BRIMO BRIMO BRIMO

Pemkot Serang dan Forkopimda Kawal Relokasi Bantaran Sungai Secara Tertib

banner 800x150

Pembongkaran Tahap II di Sukadana Berjalan Lancar, Pemkot Serang Pastikan Warga Dapat Fasilitas Relokasi

Info Sukadana- Upaya penataan kawasan bantaran Sungai Cibanten kembali dilanjutkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Serang bersama Balai C3. Pada Selasa pagi, (tanggal disesuaikan), proses pembongkaran bangunan liar tahap kedua dilakukan secara terpadu di Jalan Kenari, Lingkungan Sukadana, Kecamatan Kasemen, Kota Serang.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program besar penataan kawasan sempadan sungai untuk mencegah banjir serta menciptakan lingkungan yang lebih tertib dan sehat bagi masyarakat.

Klik Disini

Pemkot Serang Siap Bongkar Bangunan Liar di Sukadana 1 Kasemen Kota Serang, Warga Diminta Pindah ke Rusunawa - Kabar Banten

Baca Juga : Warga Sukadana Ajak Jaga Kebersihan Lingkungan Bersama

244 Kepala Keluarga Masuk Daftar Relokasi

Asisten Daerah I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Serang, Subagyo, mengungkapkan bahwa sejauh ini terdapat 244 kepala keluarga (KK) yang telah terdaftar sebagai penerima program relokasi. Dari jumlah tersebut, sekitar 200 bangunan sudah siap untuk dibongkar.

“Jumlah KK yang sudah terdata mencapai 244. Hari ini sekitar 200 bangunan sudah siap dibongkar, dan sisanya akan kita selesaikan secara bertahap dalam waktu satu hingga dua minggu ke depan,” jelas Subagyo kepada awak media.

Ia menambahkan bahwa pembongkaran dilakukan dengan pendekatan humanis dan penuh pertimbangan sosial. Proses relokasi warga difasilitasi langsung oleh Pemkot Serang agar berjalan aman dan nyaman.

Pemkot Siapkan Armada dan Fasilitas Rusunawa

Untuk mendukung kelancaran relokasi, Pemkot Serang telah menyediakan berbagai fasilitas pendukung, termasuk kendaraan pengangkut barang warga dan hunian sementara di Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa). Namun, Subagyo mengakui bahwa tidak semua warga memilih tinggal di Rusunawa.

“Kami siapkan kendaraan, alat bantu, dan hunian di Rusunawa bagi warga yang membutuhkan. Tapi kenyataannya, sebagian besar warga memilih pindah ke rumah kontrakan sendiri, tinggal bersama keluarga, atau kembali ke kampung halaman,” paparnya.

Meski begitu, Pemkot tetap memberikan bantuan logistik dan pengangkutan untuk semua warga yang terdampak.

Kolaborasi Lintas Lembaga Demi Kelancaran Aksi

Aksi pembongkaran tahap kedua ini tidak dilakukan secara sepihak. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan terpadu dan melibatkan banyak pihak, termasuk unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Sekitar 50 personel gabungan dari Kodim 0602 Serang dan Polres Serang Kota diterjunkan untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Tidak hanya itu, personel dari Satpol PP Provinsi Banten dan Satpol PP Kota Serang juga ikut serta dalam pengamanan.

“Alhamdulillah, kegiatan hari ini berjalan kondusif. Kami sangat terbantu oleh dukungan dari TNI, Polri, dan Satpol PP. Mereka hadir untuk menjaga agar proses pembongkaran berjalan tertib dan tanpa gesekan,” ujar Subagyo.

Penataan untuk Masa Depan Lebih Baik

Langkah relokasi dan penataan ini sejatinya bukan hanya untuk membongkar bangunan, melainkan untuk menciptakan lingkungan bantaran sungai yang lebih bersih, sehat, dan aman. Kawasan sempadan sungai akan difungsikan sebagaimana mestinya, dengan tujuan mencegah bencana banjir yang kerap terjadi setiap musim hujan tiba.

Pemkot Serang menegaskan bahwa program ini akan terus berjalan dengan memperhatikan kepentingan warga. Proses komunikasi, mediasi, dan bantuan teknis akan tetap dikedepankan agar tidak menimbulkan konflik sosial.

“Kami ingin semua pihak merasa dilibatkan. Program ini adalah untuk kepentingan bersama, terutama agar ke depan kawasan sekitar Sungai Cibanten tidak lagi menjadi langganan banjir,” pungkas Subagyo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *